Istilah-Istilah Penting Dalam Fotografi

Istilah-Istilah Penting Dalam Fotografi


PENGERTIAN 
fotografi adalah proses melukis dengan menggunakan media cahaya



LATAR BELAKANG
kini fotografi telah menjadi bagian tak terelakan dalam kehidupan manusia diseluruh dunia,bahkan orang awam dapat berhadapan dengan seribu hasil fotografi setiap harinya.diberbagai media massa sampai pinggir pinggir jalan kita bisa menemui banyak media promosi yang mengandung pesan. 


MAKSUD DAN TUJUAN 
Agar kita dapat mengetahui dan menambah wawasan tentang istilah istilah dalam fotografi bukan hanya mengetahui tentang teknik pengambilan gambar,tehnik pencahayaan,segitiga eksposure dan lain sebagainya

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
sesuai dengan materi yang dipelajari dan tingkat pemahamanya terhadap materi yang dipelajari


Fotografi juga bidang ilmu seni yang dipenuhi banyak istilah dalam urusan teknik, kondisi, pengaturan, dll. Anda mungkin saja akan dianggap gaptek bila tidak memahami obrolan teman yang menyebutkan salah satu istilah dalam fotografi.

Bukan hanya karena alasan gaptek, tapi memahami banyak istilah dalam fotografi juga sangat membantu kita untuk merencanakan konsep pemotretan bersama tim, menganalisa foto, dan tentunya akan menjadikan Anda sebagai fotografer yang berpengalaman dan berilmu.

Berikut istilah-istilah dalam fotografi yang sangat penting untuk Anda ketahui:


  • A : pada kamera Nikon, simbol A terdapat pada mode pemotretan (atau disebut juga exposure mode) yang merupakan singkatan dari "Aperture Priority".
  • AF : singkatan dari autofocus, yaitu cara kerja fokus otomatis pada lensa kamera..
  • AL servo AF : saran pilihan autofocus yang digunakan untuk memotret objek2 bergerak. Pilihan yang efektif untuk pemotretan olahraga.
  • Angle of view : Sudut pandang atau sudut pemotretan. Cara melihat dan mengambil objek yang akan difoto.
  • Aperture / Diafragma : yaitu lubang tempat cahaya masuk kedalam kamera dari lensa keatas film.
  • Aperture priority auto exposure (A) : pencahayaan otomatis prioritas bukaan diafragma. Jika bukaan diafragma disetel terlebih dahaulu, kecepatan rana akan bekerja otomatis.
  • Artificial light : cahaya buatan manusia yang digunakan untuk memotret misalnya lampu kilat, api, dll.
  • Auto Program Programed Auto (P) : fasilitas otomatis untuk memilih pencahayaan terprogram secara normal dan high speed(kecepatan tinggi), tergantung pada pemakaian panjang-pendek fokus lensa.
  • Auto winder : motor yang berguna untuk memajukan film secara otomatis dan cepat tanpa harus dikokang atawa diengkol terlebih dahulu. Sering digunakan oleh pemotret olahraga atawa yang mengutamakan objek-objek bergerak cepat.
  • Back light : Cahaya dari belakang, yaitu cahaya yang berasal dari belakang objek. Arah cahaya ini berlawanan dengan posisi kamera. Secara umum efek yang dihasilkan dapat menciptakan siluet; objek foto dikelilingi “rim light” atau cahya yang ada disekitar objek. Efek cahaya ini bisa merugikan pemotret sebab bila mengenai lensa akan menimbulkan flare.
  • Bayonet : Sistem dudukan lensa yang hanya memerlukan putaran kurang dari 90 derajat untuk melakukan penggantian lensa.
  • Fotografi Birds eye view : Sudut pandang dalam pemotretan yang mirip dengan apa yang diliat seekor burung yang sedang terbang.
  • Blitz : Lampu kilat atau flashgun. Alat ini merupakan cahaya buatan yang berfungsi menggantikan peran cahya matahari dalam pemotretan. Untuk menangkap kilatannya diperlukan suatu kecepatan tertentu yang telah disesuaikan (disinkronkan) dengan kamera. Cahaya blitz umumnya bisa ditangkap dengan kecepatan kamera 1/60 detik.
  • Blur : Kekaburan seluruh atau sebagian gambar karena gerakan yang disengaja atau tidak sengaja pada saat pemotretan dan efek besar kecilnya diafragma. Hal ini terjadi misalnya saat melakukan teknik panning atau zooming yang menggunakan kecepatan rendah.

KESIMPULAN
 kita dapat mengetahui tentang istilah istilah penting yang terdapat dalam dunia fotografi.


REFERENSI 
http://www.kelasfotografi.com/2015/01/istilah-istilah-penting-dalam-fotografi.htmlhttp://www.kelasfotografi.com/2015/01/istilah-istilah-penting-dalam-fotografi.html

Tips Cara Menyimpan Dan Merawat Kamera DLSR

Tips Cara Menyimpan Dan Merawat Kamera DLSR


Mungkin karena terbiasa dengan kamera ponsel, kamera pocket atau sekelasnya sehingga banyak yang lalai dalam perawatan kamera DLSR. Anda boleh saja menyimpan kamera ponsel Anda pada sembarang tempat dan Anda membuktikannya bahwa itu tidak beresiko pada kerusakan kamera. Tapi tidak dengan kamera DLSR yang memiliki perlakuan khusus.

Kamera DSLR memiliki mesin dan banyak kompartmen sensitif di dalamnya sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatan termasuk cara yang benar menyimpannya.
Demi menjaga kinerja kamera agar tetap stabil dan terbebas dari resiko jamur maka sangat dianjurkan untuk Anda memberlakukan perawatan yang benar. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk merawat kamera kesayangan Anda:

1. Cara Yang Benar Menyimpan Kamera

Yang pertama harus Anda perhatikan adalah besarnya suhu di daerah Anda. Jangan heran jika anjuran perawatan kamera di Indonesia berbeda dengan di negara lain. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara tropis sehingga sensor kamera dan lensa lebih rentan terserang jamur.

Adapun suhu idel yang direkomendsikan agar kamera Anda terbebas dari jamur adalah 40-60 derajad celcius atau sebaiknya ikuti petunjuk dalam buku manual kamera Anda, karena kemungkinan setiap kamera diberlakukan suhu yang berbeda-beda. Sedangkan cara murah untuk mendapatkan suhu 40-60 derajad maka gunakan kotak kedap udara atau kotak yang tertutup rapat lalu beri silica gel di dalamnya.

Jika ingin lebih aman lagi maka gunakan Dry Cabinet lalu atur suhu kelembapannya sesuai anjuran yang tertera pada buku petunjuk kamera Anda.

Sebaliknya yang harus Anda hindari yaitu:
  • Jangan menyimpan kamera di dalam tas kamera dalam kurun waktu yang lama. 
  • Jangan menyimpan kamera pada tempat yang terkena sinar matahari langsung karena ini bisa menyebabkan terjadinya kekeringan pada mesin kamera.
  • Jangan menyimpan kamera pada tempat terbuka yang penuh debu.

2. Perhatikan Kebersihan Kamera

Ketika Anda pulang dari memotret di area terbuka yang rentan debu, sebaiknya jangan langsung masukkan kamera ke tempatnya. Bersihkan dahulu kamera Anda menggunakan perlatan khusus pembersih kamera. Alat ini umumnya dijual di toko kamera atau toko elektronik.

Alangkah baiknya lagi jangan tunggu kamera Anda keluar dari tempatnya baru Anda mau membersihkan, coba lakukan pembersihan rutin setidaknya sekali seminggu, apalagi jika kamera Anda disimpan pada tempat yang kurang aman.

3. Cara Membersihkan Body Kamera


Untuk bagian luar body kamera yang perlu Anda perhatikan kebersihannya adalah viewfinder, area lampu flash, tombol navigasi, layar LCD dan body kamera itu sendiri. Sedangkan untuk membersihkan viewfinder Anda bisa menggunakan Cotton Bud yang diberi cairan khusus pembersih kamera. Lakukan hal yang sama pada area lainnya di bagian luar body kamera.

Sedangkan pada tombol navigasi kamera Anda bisa menggunakan kuas tipis untuk membersihkan debu yang ada di sela-sela tombol navigasi.

4. Cara Membersihkan Lensa Kamera 


Lensa kamera merupakan salah satu bagian sensitif yang sangat perlu diperhatikan kebersihannya. Karena lensa merupakan bagian kamera yang paling sering dikeluhkan terserang jamur.

Jadi ssebaiknya selalu Anda siapkan alat-alat pembersih khusus berupa Cleaning kit seperti blower, kain bersih khusus lensa dan kuas halus kecil. Ingat, sebaiknya pisahkan kain khusus pembersih permukaan lensa dengan kain pembersih body lensa atau body kamera.

5. Cara Membersihkan Sensor Kamera

Ini bagian yang paling sensitif dari kamera sehingga membutuhkan pembersihan rutin dan ekstra hati-hati. Adapun cara membersihkan sensor kamera yaitu:
  • Pastikan mirror lock up kamera sedang aktif agar mirror terbuka dan mudah dibersihkan, umumnya cara mengaktifkan Mirror lock up dapat dilakukan dari pengaturan main menu.
  • Saat mirror lock up sedang aktif, lepaskan lensa dan tekan shutter release hingga mirror terangkat dan terlihatlah sensor kamera Anda.
  • Hadapkan kamera Anda kebawah dan semprot bagian dalam kamera menggunakan blower, agar debu langsung jatuh kebawah bukannya masuk kembali ke tempat yang lebih sulit dijangkau. Bila telah selesai langsung matikan kamera. 

5. Jangan Diamkan Kamera Anda, Sesekali Lakukan Pemotretan


Dikarenakan ingin irit Shutter Count (baca di sini penjelasan SC) sehingga ada beberapa orang yang lebih memilih untuk menyimpan kameranya dalam kurun waktu yang lama ketimbang menggunakannya untuk hal yang dianggapnya tidak penting. Padahal lensa yang jarang terpakai dan tersimpan dalam tempat yang lembab akan lebih rentan terserang jamur.


menggunakan fokus infinity untuk memotret objek yang jaraknya jauh

PENGERTIAN 
         Infinity fokus adalah negara dimana suatu lensa atau sistem optik lainnya membentuk sebuah gambar dari sebuah objek yang tak terbatas jarak jauh. Secara sederhana, sistem dua lensa seperti teleskop refraktor, objek di tak sehingga membentuk sebuah gambar focal point dari lensa objektif, yang kemudian diperbesar oleh lensa mata.

LATAR BELAKANG Infinity
        ketika awal mendalami fotografi sekalipun anda memiliki cita-cita mendalami genre tertentu, pasti akan ada saat di mana anda ingin mengambil gambar landscape (pemandangan). Akan tetapi satu hal yang harus anda sadari bahwa cara kerja DSLR dengan lensanya tidak sepraktis menggunakan kamera ponsel, dan salah satu kerumitannya terkait oleh lensa adalah penggunaan fokus dan bagaimana cara yang tepat mengunci fokus baik secara auto maupun manual. Pada intinya yang disebut fokus tak terhingga " fokus infinity" adalah fokus khusus pada lensa yang dipelukan untuk memfokuskan objek jarak jauh dalam skala besar seperti memotret pemandangan atau landscape.

MAKSUD DAN TUJUAN
       maksud dn tujuannya adalah agar kita apat memahami fotografi lebih mendalam dan teknik - teknik fotografi yang lebih luas lagi.

PEMBAHASAN
     Cara menggunakan fokus infinity anda harus mengetahui bahwa tidak semua lensa memiliki fokus infinity. Tidak seluruhnya fokus infinity hanya ada pada lensa zoom wide yang notabene salalu digunakan untuk memotret pemandangan. fokus infinity pada lensa ditandai dengan simbol seperti angka "8"


 Adapun cara kerja fokus infinity berbeda pada 2 jenis lensa zoom yaitu zoom "parfocal" dan zoom "varifocal". Fungsi infinity hanya bisa digunakan pada mode MANUAL FOCUS (MF) dan bukaannya AUTO FOCUS (AF)
1. Infinity pada lensa zoom parfocal
           
   


cara menggunakan fokus infinity pada lensa zoom parfocal yaitu hanya memutar ring fokus lensa secara manual, dan tetap fokus di simbol infinity.
Infinity padad lensa zoom ini akan membuat objek dan semua benda yang jauh akan terfokus dengan baik sekalipun anda merubah focal length lensa.

2. Infinity pada lensa zoom varifocal
      





cara menggunakan infinity pada lensa zoom varifocal masih sama seperti cara di atas yaitu memutar dan menetapkan ring fokus dari simbol infinity. Tatepi mekanisme infinity terikat oleh focal length berbeda pada lensa jenis zoom varifocal ini yaitu anda hanya bisa menggunakan fokus infinity pada focal length terpendek saja.

Fungsi Guna Fokus Infinity


Pertama sudah saya katakan berulang-ulang di atas bahwa fokus infinity ini sangat membantu kita saat akan memotret landscape atau pemandangan. Termasuk untuk memotret Bima Sakti (Milky Way), pertunjukan Kembang Api (Fire Works) atau objek pemandangan lainnya di malam hari.

Selain itu, fokus infinity juga bisa memudahkan kita memotret sekelompok orang atau kata lain lebih dari 1 orang. Itu yang sering saya lakukan saat memotret keluarga atau teman-teman saya. Hanya saja ada faktor lain yang harus diperhatikan yaitu "faktor jarak". Ya, jarak antara kamera sengan subjek / objek yang akan dishot.

Setiap lensa mempunyai jarak infinity yang berbeda-beda. Contohnya seperti lensa yang saya gunakan (Canon 18-270mm) yang mana infinity akan mulai bekerja pada minimal jarak sekitar 1,5 meter. Apabila jarak subjek / objek di bawah 1,5 meter maka infinity tidak berlaku dan harus mengatur fokus lensa seperti biasanya. Itu contoh kasus yang terjadi pada lensa saya dan teori ini belum tentu berlaku sama pada lensa yang Anda gunakan. Namun yang pastinya fokus infinity akan bekerja baik pada jarak yang jauh dari kamera Anda. Silahkan Anda buktikan sendiri.

Sekarang Anda sudah mengetahui apa itu simbol infinity pada lensa dan untuk apa kegunaannya. Sehingga ini bisa menjadi pertimbangan Anda ketika membeli lensa baru khususnya untuk keperluan pemotretan landscape atau pemandangan. Semoga bermanfaat!!


PENUTUP
   sekia yang dapat saya sampaikan semoga ilmu yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kalian semua bertemu di lain kali yha...


referensi
http://www.kelasfotografi.com/2016/04/menggunakan-fokus-infinity-untuk.html
https://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/Infinity_focus&prev=search


 

SEJARAH WARNA

A. PENGERTIAN
           warna adalah spektrum tertentu yang dapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih) identitas suatu warna ditentukan oleh panjang gelombang cahaya tersebut. Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380 - 780 nanometer.

B. LATAR BELAKANG

            kita hidup dapat melihat dunia yang luas dan beragam, dunia tempak sangat indah karena ada warna, warna ini lah yang merupakan hal yang dapat kita lihat tapi tidak bisa kita rasakan. Warna lah yang menyebabkan dunia terlihat berwarna - warni. Warnapun sekarang sudah terbagi bermacam - macam dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini. Warna sudah diteliti dan digunakan dari 2000 tahun yang lalu dan warna juga memiliki banyak sekali fungsi. Banyak orang yang telah mengenal warna, tetapi tidak mengetahui dari mana warna berasal apa saja macamnya, dan apa saja maknanya.Agar kita tidak hanya bisa melihatnya saja namun juga memahaminya. 

C. TUJUAN

  • Mengetahui pengertian warna.
  • Mengetahui siapa, dimana dan kapan warna ditemukan.
  • Mengetahui perkembangan warna dari zaman ke zaman.
  • Mengetahui jenis - jenis warna.
  • Mengetahui macam - macam warna.
  • Mengetahui panjang gelombang warna.
  • Mengetahui arti warna - warna di dunia.
  • Mengetahui terbentuknya pelangi.
  • Mengetahui warna web.
  • Menetahui buta warna.
 D. PEMBAHASAN

1. pengertian warna
            warna adalah spektrum tertentu yang dapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih) identitas suatu warna ditentukan oleh panjang gelombang cahaya tersebut. Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380 - 780 nanometer.

2.sejarah warna
        Bangsa yunani kuno (1550 M) sebagai bangsa pertama yang menggunakan warna. Mereka dahulu sudah mengenal warna hujai dan biru, warna hijau sebagai warna cat pelataran candi dewa matahari, sedangkan warna biru melambangkan warna langit yang memiliki arti penting.
 sedangkan Orang yunani menganggap warna adalah sebagai ilmu. Hippocrates, meninggalkan sisi metafiksi dari warna, berkonsentrasi hanya pada aspek ilmiah. Bangsa cina juga mempraktekkan penyembuhan melalui media warna.
  • B. LATAR BELAKANG
                kita hidup dapat melihat dunia yang luas dan beragam, dunia tempak sangat indah karena ada warna, warna ini lah yang merupakan hal yang dapat kita lihat tapi tidak bisa kita rasakan. Warna lah yang menyebabkan dunia terlihat berwarna - warni. Warnapun sekarang sudah terbagi bermacam - macam dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini. Warna sudah diteliti dan digunakan dari 2000 tahun yang lalu dan warna juga memiliki banyak sekali fungsi. Banyak orang yang telah mengenal warna, tetapi tidak mengetahui dari mana warna berasal apa saja macamnya, dan apa saja maknanya.Agar kita tidak hanya bisa melihatnya saja namun juga memahaminya. 

    C. TUJUAN
  • Mengetahui pengertian warna.
  • Mengetahui siapa, dimana dan kapan warna ditemukan.
  • Mengetahui perkembangan warna dari zaman ke zaman.
  • Mengetahui jenis - jenis warna.
  • Mengetahui macam - macam warna.
  • Mengetahui panjang gelombang warna.
  • Mengetahui arti warna - warna di dunia.
  • Mengetahui terbentuknya pelangi.
  • Mengetahui warna web.
  • Menetahui buta warna.
 D. PEMBAHASAN

1. pengertian warna
            warna adalah spektrum tertentu yang dapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih) identitas suatu warna ditentukan oleh panjang gelombang cahaya tersebut. Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380 - 780 nanometer.

2.sejarah warna
        Bangsa yunani kuno (1550 M) sebagai bangsa pertama yang menggunakan warna. Mereka dahulu sudah mengenal warna hujai dan biru, warna hijau sebagai warna cat pelataran candi dewa matahari, sedangkan warna biru melambangkan warna langit yang memiliki arti penting.
 sedangkan Orang yunani menganggap warna adalah sebagai ilmu. Hippocrates, meninggalkan sisi metafiksi dari warna, berkonsentrasi hanya pada aspek ilmiah. Bangsa cina juga mempraktekkan penyembuhan melalui media warna.
ekstil. Ø  1996  – Amerika Serikat – ditemukan Sebuah “Roda Warna” baru yang brilian, yang disebut Color Wheel Real “, diciptakan oleh “Don Jusko”. Ada 12-36 warna dasar dalam “Color Wheel Real”, yang bergabung dengan pigmen dan roda warna cahaya menjadi satu, berdasarkan  sifat penglihatan mata “after image.”


3. JENIS - JENIS WARNA
         1. warna primer
                warna primer adalah warna dasar. Pada awalnya kita semua menganggap bahwa warna primer tersusun atas warna merah, kuning, dan hujau. namun dalam penelitian dikatakan 3 warna primer adalah  :
1. merah (seperti darah)
2. biru (seperti langit atau laut)
3. kuning (seperti kuningan telur)
Campuran dua warna primer menghasilakn warna sekunder. Sedangkan campuran warna sekunder dengan warna primer menghasilkan marna tertier.
            2. warna sekunder
                      warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari campuran dua warna primer dalam sebuah ruang warna dengan perbandingan 1:1
warna RYB
- Biru + kuning = hujau
- Biru + merah = ungu
- kuning + merah = jingga/oranye.
warna RGB
- Merah + hijau = kuning
- Merah + biru = magenta
- hijau + biru = cyan.
             3. Warna tersier
                       Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari campuran satu warna primer dengan satu warna sekunder dalam sebuah ruang warna.

pengelompokan warna
1. warna netral adalah warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain bukan merupakan warna primer maupun sekunder.
2. warna kontras adalah warna yang berkesan berlawanan satu sama lainnya. warna kontras bisa didapatkan dari warna yang berseberangan terdiri atas warna primer dan warna sekunder.
3. warna panas adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning.
4. warna dingin adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga unggu. 


Kesimpulan
Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Warna ditemukan pertamakali oleh bangsa Yunani 2000 tahun SM dan terus mengalami perkembangan hingga sekarang. Warna terbagi menjadi berbagai jeni. Setiap warna memiliki arti tersendiri seperti warna merah yang memiliki arti keberanian.

 referensi
https://nhr354.wordpress.com/2015/08/05/makalah-warna/
https://id.wikipedia.org/wiki/Warna

ukuran kertas

Sabtu,31 Desember 2016

hari sabtu,31 Desember 2016

hari ini saya akan memberikan sekidit info tentang beberapa ukurn kertas semoga info yang saya berikan kali ini bisa bermanfaat buat kita semua. Tanpa basa - basi lagi langsung saja akan saya terangkan tentang beberapa ukuran kertas.


1. PENGERTIAN

Kertas adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya adalah alami, dan mengandung selulosa dan hemiselulosa.
Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak serta melukis dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas misalnya kertas pembersih (tissue) yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun toilet.
Adanya kertas merupakan revolusi baru dalam dunia tulis menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia. Sebelum ditemukan kertas, bangsa-bangsa dahulu menggunakan tablet dari tanah lempung yang dibakar. Hal ini bisa dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti dijumpai pada naskah naskah Nusantara beberapa abad lampau.

2. LATAR BELAKANG


Latar Belakang Masalah Kertas merupakan bahan yang tipis dan rata yang biasanya terbuat dari kayu, sering digunakan untuk berbagai kepentingan misalnya untuk menulis,mencetak, menggambar, dan membungkus. Penggunaan kertas saat ini telah mencapai angka yang sangat tinggi. Ada beberapa jenis kertas antara lainkertas HVS,kertas tissu, kertas minyak, dan kertas seni (art paper). Kertas seni (art paper)berbeda dengan kertas pada umumnya. Kertas seni mempunyai nilai seni yang lebih dibandingkan kertas tipis biasa yang kebanyakan polos teksturnya. Kertas seni agak kasar dan seratnya terlihat sehingga menghasilkan tekstur yang tidak merata hal tersebut menjadikan kertas menjadi lebih menarik untuk dibuat hiasan dengan berbagai bentuk. Pada penelitian (Pasaribu, 2006) membuat kertas seni dengan bahan baku enceng gondok, dalam hasil penelitiannya menjelaskan kertas seni dengan campuran eceng gondok memiliki penampilan yang lebih indah karena menampilkan serat-serat yang muncul di permukaan kertas. Berbeda dengan kertas tanpa campuran eceng gondok, kurang memiliki nilai artistik yang tidak jauh beda dengan kertas-kertas biasa. Bahan lain yang digunakan untuk membuat kertas seni yaitu ampas tebu (Purnawan C, 2012)
3. TUJUAN DAN MANFAAT 
 - Tujuan  
       Agar kita dapat mengetahui beberpa jenis kertas yang ada dan menempatkannya sesuai dengan kegunaannya masing - masing.
- manfaat 
Adanya kertas merupakan revolusi baru dalam dunia tulis menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia. Sebelum ditemukan kertas, bangsa-bangsa dahulu menggunakan tablet dari tanah lempung yang dibakar. Hal ini bisa dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti dijumpai pada naskah naskah Nusantara beberapa abad lampau.
4. PEMBAHASAN 

1. Ukuran Poster, sebenarnya tidak ada ukuran poster yang pasti. Ukuran poster  sendiri tercipta sesuai dengan kebutuhan dunia promosi. Mulai yang kecil, hingga yang besar semua itu tergantung dengan penempatan letak poster agar dapat dilihat orang-orang. Poster sendiri banyak jenisnya, mulai poster bioskop, poster edukasi, poster promosi , dan banyak lainnya seusai dengan kebutuhan poster sendiri.
Berikut Standar Ukuran Poster didunia yang bisa dipakai :
  • Ukuran Poster Besar : 61 cm x 91 cm
  • Ukuran Poster Medium : 46 cm x 61 cm
  • Ukuran Poster Kecil : 28 cm x 43 cm
  • Ukuran Poster A4 : 21 cm x 29.7 cm
ukuran poster
Ada lagi ukuran Poster yang lainnya, seperti Poster Bioskop memiliki standar ukuran poster sendiri. Ukuran Poster Bioskop ada dua macam yaitu :
  • Ukuran Poster Bus Stop : 101.6 cm x 152.4 cm
  • Ukuran Poster One Sheet : 68.6 cm x 101.6 cm
Di Indonesia sendiri ukuran poster mengikuti ukuran kertas itu sendiri, untuk ukuran besar memakai A2, ukuran sedang A3/A3+, dan ukuran kecil A4. Berikut Ukuran Poster di Indonesia secara umum yang dipakai :
  • Ukuran Besar A2 : 42 cm x 59.4 cm
  • Ukuran Sedang A3+ : 32 cm x 48 cm
  • Ukuran Sedang A3 : 29.7 cm x 42 cm
  • Ukuran Kecil A4 : 21 cm x 29.7 cm
   2.  MAJALAH : membuat majalah sangat bervariasi ukurannya pada umumnya standar ukurannya adalah A4, Letter dan B5. atau F4   3. JURNAL : sering di pakai oleh universitas2 swasta dan negeri, maupun yang lainnya. ukurannya yang dipakai B5.
  4. BULLETIN : sangat ideal untuk ukuran F4, atau A4
  5. UNDANGAN : tidak ada ukuran yang diharuskan dan biasanya format ukurannya menyesuaikan dengan ukuran F4 misalnya 21,5 cm x 16,5 cm atau bisa juga 16,5 cm x 16,5 cm
  6. TABLOID : ukuran umum 29 cm x 42cm sedangkan jumlah halamannya bisa dimulai dari 12,  18, 24, 32, 40, 64, yang penting kelipatan 4.
  7. KORAN : pada umumnya juga sama dengan koran-koran yang ada di indonesia (kompas, jawa pos, jakarta pos, bali pos dll) tidak kurang dan tidak lebih pada kisaran ukuran 33,5cm x 55cm.
  8. KOP SURAT : bisa pakai ukuran Folio (F4) atau Kwarto (A4)
  9. NOTA : Standarnya mengacu pada ukuran folio kertas, tinggal mau dibuat ukuran berapa, bisa setengah folio, seperempat, atau sepertiga, menyesuaikan saja dengan kebutuhan jenis usahanya.
  10. SERTIFIKAT / PIAGAM : pilihannya bisa Folio atau A4
  11. IJAZAH : Yang sering digunakan adalah ukuran Folio dengan bahan kertas concord, linen, kinstrik, atau hammer.
Note :
- F4 (bahasa english)  atau disebut Folio (versi indonesia)  adalah 21,5cm x 33cm
- A4 atau kwarto adalah 21cm x 29,7cm
- B5 yaitu 17,6 cm x 25 cm

 5. REFERENSI

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Kertas
2. http://www.profide.co.id/about-printing/204-mengenal-ukuran-brosur-dan-media-cetak-lainnya
3. https://only-print.com/ukuran-poster/
Sekian,semoga bermanfaat

SINEMATOGRAFI PART 2

SINEMATOGRAFI PART 2
Assalamualaikum wr.wb
bertemu lagi dengan blog saya,kali ini saya akanmembahas tentang sinematografi...langsung saja pembahasannya
Pengertian
   Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus manggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkain gambar yang memiliki kemampuan menyampaikan ide  dan cerita.
   Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai objek. Perbedaan dengan fotografi terdapat pada alatnya. Fotografi hanya dapat menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar.
Latar Belakang
    Dalam perkembangan sinematografi, sangat banyak sekali yang belum kita ketahui tentang apa itu Sinematografi.
Maksud & Tujuan
   Ketika telah memahami konsep dasar ini, kita diharapkan mampu tau apa sebenarnya sinematografi itu...
   Nah. pada artikel sebelumnya, kita sudah cukup banyak membahas mengenai Sinematografi. Namun itu belum semua, maka lanjutkan baca artikel ini...

Komposisi

   Komposisi adalah bagian yang paling terpenting pada komunikasi visual karena komposisi adalah usaha untuk menata semua elemen visual dalam frame. Menata elemen visual di sini bisa diartikan kita mengarahkan perhatian penonton pada informasi yang kita berikan kepada mereka. Atau dalam arti lain kita mengarahkan penonton pada Point of Interest (POI) dalam gambar yang kita buat. Dengan mengarahkan penonton pada PoI maka penonton akan bisa mengikuti cerita dalam film kita dengan emosi sepenuhnya. Jika kita terlalu banyak meletakan Poi dalam sebuah gambar maka mata atau perhatian penonton akan terbagi-bagi, akhirnya perhatian mereka pada cerita juga akan terganggu.

Pencahayaan

   Cahaya adalah salah satu elemen terpenting dalam sinematografi. Bahkan tak salah kiranya jika ada ungkapan Film are Light ! atau film adalah cahaya, karena memang untuk meng-exposed sebuah gambar kita memerlukan cahaya dan bahkan untuk melihat sebuah benda di alam ini kita memerlukan pantulan cahaya.
   Seni menata cahaya dalam film menjadi bagian yang terpenting karena bisa mempengaruhi juga perhatian penonton terhadap cerita. Tata cahaya film sangat dipengaruhi oleh pengalaman kita melihat kondisi cahaya dalam dunia nyata, bagaimanapun juga cahaya dalam film meniru cahaya alam.
Secara Teori cahaya dalam film adalah 45 derajat tinggi dan jaraknya dari kamera, hal ini dikarenakan masalah estetis saja, artinya dalam sudut 45 derajat sudut cahaya yang mengenai wajah akan terlihat seperti yang kita lihat di alam nyata.
Dalam sinematografi kita hanya mengenal dua warna cahaya atau yang sering di sebut sebagai Daylight atau cahaya matahari dan Tungsten atau cahaya lampu ruangan. Dua jenis warna cahaya tersebut diukur dengan satuan Kelvin.
Karena hanya ada dua jenis warna cahaya dalam film maka kita bisa membaginya sebagai menggunakan warna Daylight untuk scene siang dan warna tungsten untuk scene malam. Tentu saja untuk tujuan kreatif hal ini juga bisa tidak dihiraukan, akan tetapi secara prinsip dua suhu warna tersebut yang harus kita gunakan dalam bercerita.


Pergerakan kamera

   Pergerakan kamera atau lebih dikenal sebagai camera movement adalah sebuah usaha menggerakan kamera atau subjek untuk lebih mengenalkan ruang atau memberi kesan tiga dimensi sebuah ruangan, di mana penonton seakan bergerak masuk/keluar atau bergerak ke kanan/ke kiri mengikuti atau meninggalkan subjek.

Pada dasarnya Camera Movement terbagi dalam beberapa bagian besar yaitu:
  1. Subjek bergerak ke arah kamera/meninggalkan kamera
  2. Kamera bergerak ke arah subjek/meninggalkan subjek
  3. Kamera dan Subjek bergerak/mengikuti subjek
  4. Zooming atau pergerakan optis. Disebut pergerakan optis karena optik yg bergerak di dalam lensa.
Sebelum menggerakan kamera/subjek sebenarnya ada hal yang paling mendasar bagi cinematographer maupun filmmakernya yaitu:
  1. Kapan kamera/subjek harus bergerak
  2. Mengapa kamera/subjek harus bergerak
Hal ini berkaitan erat dengan pengadeganan atau mise en scene, di mana penonton akan mengikuti atau tidak bisa mengikuti cerita dalam film tersebut. Artinya karena gerak kamera terlalu cepat atau asal bergerak maka cerita yang ingin disampaikan atau informasi yang harus diketahui oleh penonton akan terlewatkan atau penonton tidak memahami/mendapatkan informasi tersebut.
Kesimpulan
   Mulai dari pembahasan mengenai sinematogafi dari part 1 sampai part 3 ini, dapat disimpulkan bahwa Fotografi dan Sinematografi ini memiliki banyak kesamaan seperti sama-sama menangkap pantulan cahaya yang mengenai objek, memiliki teknik pengambilan gambarnya juga dan masih banyak. Cuman, yang membedakan antara Fotografi dan Sinematografi ini adalah kalau fotografi hanya dapat menangkap gambar tunggal sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar.
Referensi

10 Pengetahuan Dasar Fotografi Yang Perlu Anda Pelajari

10 Pengetahuan Dasar Fotografi Yang Perlu Anda Pelajari






 Fotografi bukan hanya soal bagaimana cara menekan tombol shutter. Fotografi juga tergolong seni yang rumit. Ia bukan hanya sekedar hoby melainkan rasa dan inovasi karya yang selalu berkembang.

Anda membeli sebuah kamera DLSR yang harganya jauh lebih mahal dari kamera saku hanya untuk sekedar jepret sana sini tapi tak mau mengembangkan keahlian, saya pikir hal itu hanyalah pemborosan isi kantong saja. Jika untuk sekedar berfoto ria lebih baik menggunakan kamera ponsel atau kamera saku. Tapi saya yakin kalau Anda berada di blog ini karena ingin mengetahui lebih lanjut tentang fotografi.

Belajar fotografi sebaiknya step by step. Jangan terlalu cepat melangkah ke tahap yang sulit jika tak tahu dasarnya dimulai dari mana. Karena itu hanya akan membuat Anda bertanya-tanya, bingung, dan akhirnya Anda akan kembali lagi ke tahap awal.

Di blog ini saya telah menulis beberapa tutorial dasar fotografi yang sangat penting untuk dipelajari oleh para pemula. Dan saya yakin para ahli lainnya juga akan merekomendaasikan ilmu yang sama. Berikut beberapa pengetahuan dasar fotografi yang perlu Anda pelajari:


1. Mengenal Kamera


Rekomendasi pertama adalah mengenal bagian-bagian penting kamera dan juga fitur serta kemampuan kamera Anda. Sebagai fotografer sudah seharusnya Anda menyatu dengan kamera Anda. Kenali dan pelajari fungsi dari tiap-tiap tombol yang tersebar di kamera Anda. Silahkan baca di sini untuk gambaran umum dari bagian-bagian kamera beserta fungsinya.

2. Cara Menekan Tombol Shutter


Tombol shutter adalah tombol yang Anda tekan untuk mengambil gambar (memotret). Cara menekan tombol shutter pada kamera DSLR berbeda dengan cara menekan tombol shutter pada kamera ponsel, saku (pocket) atau sekelasnya. Silahkan baca di sini untuk mengetahui cara yang benar menekan tombol shutter.

3. Mengenal Eksposur (Exposure)


Eksposur merupakan nyawa dari fotografi. Jadi, sangat direkomendasikan untuk Anda mengetahui dan menguasai apa saja yang berhubungan dengan eksposur ini. Baca di sini untuk mengenal apa itu eksposur.

4. Mengenal Segitiga Eksposur (Exposure Triangle)


Eksposur dibentuk oleh 3 elemen / pengaturan yang disebut segitiga eksposur. Silahkan baca di sini untuk mengenal lebih jauh tentang segitiga eksposur. Sedangkan 3 elemen tersebut adalah:
  1. Shutter speed (baca tutorialnya di sini)
  2. Aperture / difragma (baca tutorialnya di sini)
  3. ISO (baca tutorialnya di sini)
Setelah menguasai eksposur dan segitiga eksposur Anda bisa melakukan percobaan / praktek dengan menggunakan simulator kamera di sini.

5. Tentang Lensa


Kamera terbagi dua yaitu body dan lensa yang dihubungkan ke body kamera. Dan berikut artikel yang membahas tentang lensa:

6. Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot)


Ada cara yang benar yang diberlakukan sesuai kaidah fotografi untuk bagaimana cara mengambil gambar yang benar. Aturan ini disebut Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot). Baca di sini untuk penjelasannya lebih lanjut termasuk macam-macam type of shot.

7. Mengenal Sudut Pengambilan Gambar (Angle)


Selain teknik pengambilan gambar, sangat direkomendasikan juga untuk Anda mengetahui macam-macam sudut pengambilan gambar (angle). Untuk selengkapnya silahkan baca di sini.

8. Tentang Fokus


Terbentukya fokus ini didukung oleh berapa hal. Anda perlu mengetahui apa saja yang berhubungan denga fokus.

9. Settingan Kamera dan Teknik Motret


Ada beberapa settingan kamera yang perlu Anda kuasai dan ini berhubungan erat dengan hasil pemotretan atau kata lain mendukung hasil foto dan kreasi Anda. Selain itu, perlu juga untuk Anda mengetahui beberap teknik dasar yang dibutuhkan dalam pemotretan.

10. Mengenal Genre Fotografi


Seperti seni musik yang memiliki banyak aliran (genre), maka fotografi juga memiliki banyak aliran fotografi. Ada beberapa genre fotografi yang umum dan populer yang perlu Anda ketahui. Baca di sini tentang 10 genre fotografi terpopuler.

Sekali lagi saya ingatkan untuk belajar secara bertahap. Terus lakukan uji coba dan bermainlah dengan kamera Anda.

Jangan lupa untuk membaca artikel "10 Tips Penting Untuk Fotografer Pemula" di sini.