FOTOGRAFI part 1

9 Januari 2017

Assalamualaikum.wr.wb
 Selamat Pagi,kali ini saya akan membahas mengenai fotografi,langsung saja kita ulas



1.Kamera ?
Kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film.(menangkap objek)
fungsi cahaya?
memantulkan& menyerap cahaya
Kenapa ada kemera?
agar mempermudah manusia agar tdak menggambar /objek yg dihadapnya



2.Sejarah Kamera?
Siapa penemu kamera?  Kamera ditemukan oleh beberapa orang dengan sejarah yang panjang, kamera modern sebenarnya merupakan hasil kontribusi dari banyak penemu.  Jaques Louis Daguerre (1787) dari Kota Cormeilles Prancis adalah salah satu penemu kamera paling menonjol.  Pada usia 30 tahun dia merancang diograma, lukisan pemandangan yang diperlihatkan dengan bantuan cahaya.
Tahun 1827 di Perancis, Joseph  Nicephone Niepce menemukan kamera obscura, sebuah kotak sebagai ruangan gelap dengan lubang kecil atau lensa cembung.  Melalui lubang kecil inilah cahaya di luar akan masuk dan memproyeksikan objek ke sebuah lempengan timah yang diolesi minyak khusus. 
Tahun 1829 di Prancis, Daguerre dan Niepce bekerja sama membuat sebuah kamera, dan pada tahun 1837 berhasil ditemukan kamera daguerreotype, foto pertama yang menampilkan citra manusia dibuat pada tahun 1838, foto bersejarah tersebut diberi nama Boulevard du Temple.
Tahun 1888, George Eastman, seorang Amerika Serikat memperkenalkan kamera dan menjualnya dengan harga terjangkau dengan nama Kodak.  Kamera ini sudah mempergunakan sebuah roll film hitam putih yang mampu merekam foto.
Tahun 1947, Dr. Edwin Land memperkenalkan kamera Polaroid, kamera langsung jadi tanpa roll film.  Kamera jenis ini dapat memproses foto di dalam badan kamera setelah dilakukan pemotretan sehingga kamera jenis ini dapat menghasilkan foto dalam waktu singkat, hanya beberapa menit saja.
Pada Desember 1975, seorang teknisi dari perusahaan Kodak bernama Steven Sasson menemukan kamera Digital.  Penemuan ini menjadi awal kemudahan dan kepraktisan teknologi fotografi digital.  Setelah penemuan kamera digital model pertama, kamera digital lain terus dikembangkan dengan perbaikan-perbaikan dari model awalnya, dengan berbagai fitur dan berbagai ukuran serta kemampuan beragam.  Bahkan sejak berintegrasi denga handphone, kamera digital makin lumrah ditemukan pada saku atau tas setiap individu di jaman modern ini.

GENERASI KAMERA
Kegiatan yang berkaitan dengan memotret diyakini sudah ada sejak dahulu kala, bahkan sejak istilah photography itu sendiri ada. Memotret diyakini sudah ada sejak abad ke 13, namun ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa kegiatan ini sudah ada jauh sebelum abad ke 13. Ketika itu manusia akan melihat sesuatu dari bilik bangunansebesar rumah gelap yang diberi lubang sebesar lubang jarumyang disebut pinhole. Bangunan gelap tersebut disebut camera obscura, dari bahasa latin camera yang artinya kamar, sedangkan obscura berarti gelap(Audy Mirza Alwi,2004:18).

Pada abad ke 15, terdapat perkembangan dari bentuk kamera tersebut. Kamera yang sebelumnya membutuhkan ruangan besar, sekarang menjadi diperkecil seukuran telivisi atau radio. Dengan perubahan bentuk ini, kamera tersebut dianggap sudah modern pada masanya karena memudahkan manusia membawanya. Fungsi dari adanya kamera ini adalah untuk melihat proyeksi bagi seniman yang akan melukis. Seniman pada masa itu yang memanfaatkan teknologi ini adalah pelukis ternama sekelas Leonarno da Vinci.

Setelah bentuk camera obscura dipekecil dan mudah dibawa kemana-mana, ada dua orang peneliti dari Inggris dan Prancis yang ingin meneliti lebih lanjut mengenai kamera itu. Adalah Louis Dagguerre dan William Henry Fox Talbot yang melakukan penelitian tersebut. Penelitian yang dilakukan ditujukan untuk mengetahui apakah proyeksi yang dihasilkan bisa direkam melalui plat/kertas yang diberi senyawa kimia yang diletakan di atasnya. Penelitian Dagguerre diperoleh hasil yang kira-kira sama dengan teknik cetak positif sekarang ini. Hasil penelitiannya ini disebut daguerreotype.Sementara dari penelitian Talbot diperoleh bahwa hasil akhir kira-kira sama dengan hasil cetak negatif pada masa sekarang ini. Dari polemik yang timbul dari dua peneliti inilah akhirnya lahir istilah photograpy. Istilah ini dikemukakan pertama kali oleh ilmuwan asal Inggris lainnya, yaitu Sir John Herschell pada tahun 1839. Arti dari photography sendiri adalah melukis/ menulis dengan cahaya. Kata ini diambil dari bahasa Yunani yaitu photos yang artinya cahaya dan graphos yang artinya menulis/melukis.


3.Jenis Jenis Kamera 
1, Kamera Analog ( Kamera Film ), jenis kamera ini bisa dibilang kamera jadul,- karena memang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada didunia menjadikan kamera ini tertinggal jauh dan mengalami evolusi, kamera yang pada prinsip kerjanya masih menggunakan roll film ( pita seluloid ) dimana Pita tersebut mengandung senyawa silver halida, zat tersebut akan menempel di roll film apabila terkena cahaya dan dengan proses pencucian, silver halida akan berubah menjadi black halida,- dan biasa hasil dari master foto ini kita sebut klise,- kamera analog mempunyai size sebesar 35mm- (ukr. Inilah yang menjadi patokan sebuah frame pada kamera).

2. Kamera Polaroid, jenis kamera yang sudah lama beredar dan jenis kamera ini tergolong tak lekang oleh waktu, hanya berubah dari segi desain model saja, kamera yang menggunakan paper yang ditanamkan didalam kamera ini langsung menangkap hasil foto ke paper sehingga tidak diperlukan proses cuci film.

3. Kamera Digital, kamera Digital adalah jenis kamera yang paling muthakir, karena hasil foto ini bisa dikemas dalam bentuk file mentah yg disimpan dalam sebuah memori card,-kamera digital terbagi beberapa jenis menurut fungsi dan kegunaanya yaitu :

  • Kamera SLR (single lens reflex) kamera ini menggunakan mirror yg terpasang didalam body dengan sudut 45% dengan model singkap kamera ini memerlukan bantuan tambahan lensa untuk menghasilkan sebuah gambar karena pada umunya jenis kamera ini terpisah dari lensanya, kamera SLR sendiri terbagi menjadi dua menurut sizenya yaitu, kamera Fullframe dan kamera Aps-C yang pada kesempatan berikutnya akan saya bahas.
  • Kamera Pocket (saku) kamera ini mempunyai cara kerja yang hampir sama dengan SLR hanya yang membedakan, kamera ini mirrorless (atau hampir sama cara kerjanya dengan polaroid) sehingga dia tidak perlu menambahkan lensa tambahan ( karena sudah tertanam didalam body kamera ),  hasil file yang dihasilkan dari kamera ini juga masih mentah dan biasa disimpan dalam memory card.
  • Kamera SuperZoom kamera jenis ini menggabungkan fungsi yang tidak ditemukan pada layaknya kamera instan ( kamera polaroid maupun pocket ) karena keterbatasan jenis lensa yang tertanam mempunyai efek zooming dengan sistem crop pixel- sehingga untuk hasil kurang maksimal, dan disini superzoom hadir untuk mengtasi problem itu sehingga memungkinkan agar pecinta fotografi bisa mengambil gambar dari jarak jauh tanpa harus pecah gambarnya setelah dicetak.
Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang jenis-jenis kamera yang beredar didunia, semoga bisa menambah wawasan dan membantu agan-agan sekalian dalam menentukan kamera mana yang akan dibeli, minggu depan saya akan bahas tentang Jenis Lensa dan penggunaanya.
FOTOGRAFI
Fotografi?
Fotografi  (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu “Photos”: cahaya dan “Grafo”: Melukis) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. 

Sejarah Fotografi

Sejarah Fotografi dimulai pada abad ke-19. Tahun 1839 merupakan tahun awal kelahiran fotografi. Pada saat itu, di Perancis dinyatakan secara resmi bahwa fotografi adalah sebuah terobosan teknologi. Saat itu, rekaman dua dimensi seperti yang dilihat mata sudah bisa dibuat permanen.
Sejarah fotografi bermula jauh sebelum Masehi. Pada abad ke-5 Sebelum Masehi (SM), seorang pria bernama Mo Ti mengamati suatu gejala. Jika pada dinding ruangan yang gelap terdapat lubang kecil (pinhole), maka di bagian dalam ruang itu akan terefleksikan pemandangan di luar ruang secara terbalik lewat lubang tadi. Mo Ti adalah orang pertama yang menyadari fenomena kamera obscura. 
Berabad-abad kemudian, banyak yang menyadari dan mengagumi fenomena ini, sebut saja Aristoteles pada abad ke-3 SM dan seorang ilmuwan Arab Ibnu Al Haitam (Al Hazen) pada abad ke-10 SM, yang berusaha untuk menciptakan serta mengembangkan alat yang sekarang dikenal sebagai kamera. Pada tahun 1558, seorang ilmuwan Italia, Giambattista della Porta menyebut ”camera obscura” pada sebuah kotak yang membantu pelukis menangkap bayangan gambar.
Nama kamera obscura diciptakan oleh Johannes Kepler pada tahun 1611. Johannes Kepler membuat desain kamera portable yang dibuat seperti sebuah tenda, dan memberi nama alat tersebut kamera obscura. Didalam tenda sangat gelap kecuali sedikit cahaya yang ditangkap oleh lensa, yang membentuk gambar keadaan di luar tenda di atas selembar kertas.


 segitiga Aperture
  1. ISO – ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
  2. Aperture – seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
  3. Shutter Speed – rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbuka
 TEHNIK PENCAHAYAAN

Front Light

Posisi pencahayaan tepat berada di depan objek, sehingga bagian depan objek akan mendapatkan cahaya yang penuh. Teknik front light memiliki kekurangan yaitu cenderung terkesan datar (flat) atau tanpa dimensi. Namun karakter pencahayaan ini sangat bermanfaat jika kita ingin mendapatkan informasi warna dari objek yang kita foto. Contoh penggunaan Front Light dapat dilihat di sini.

Oval Light

Posisi pencahayaan berada pada arah 3/4 dari posisi objek atau sekitar 45º dari fotografer. Di dalam teknik pencahayaan untuk studio/potraiture, pencahayaan ini dikenal dengan Rembrant Light atau Lip. Karakteristik dari penggunaan pencahayaan Oval Light ini adalah memunculkan dimensi objek tetapi tidak kehilangan karakter warnanya. Contoh penggunaan Oval Light dapat dilihat di sini. lighting dalam fotografi, trik pencahayaan dalam fotografi, teknik pencahayaan dalam fotografi

Side Light

Posisi pencahayaan tepat disamping objek dan posisi jatuhnya bayangan berada di sisi yang lain. Side Light juga dikenal dengan Split Light. Karakteristik dari penggunaan pencahayaan Side Light ini adalah untuk memunculkan tekstur objek. Contoh penggunaan Side Light dapat dilihat di sini.


Rim Light

Posisi pencahayaan berada di bagian belakang dengan sudut 1/4 objek sehingga bagian depan objek tampak gelap dan tercipta kontur yang jelas. Karakteristik dari penggunaan pencahayaan Rim Light ini adalah untuk memunculkan garis bentuk atau kontur dari objek yang difoto. Contoh penggunaan Rim Light dapat dilihat di sini.


Back Light

Posisi pencahayaan berada tepat di belakang objek sehingga bagian tepi objek memunculkan karakteristik bentuk dari objek yang difoto. Back Light sering digunakan untuk memotret siluet manusia atau benda di mana objek yang difoto menjadi gelap karena tujuan penggunaanya memang untuk memunculkan bentuk dari objek. Contoh penggunaan Back Light dapat dilihat di sini.

Top Light

Posisi pencahayaan berada tepat di atas objek sehingga memunculkan kilauau rambut (hait light) jika posisi cahaya tepat berada tepat di atas atau agak belakang objek. Penggunaan Top Light banyak digunakan untuk membuat Butterfly Light. Contoh penggunaan Top Light sendiri dapat dilihat di sini.


Ray of Light (RoL)

Karakteristik pencahayaan yang muncul karena terobosan cahaya yang menembus melalui awan, daun atau benda lainnya. Untuk dapat melihat pencahayaan ini, kondisi lingkungan atau tempat jatuhnya sinar harus memiliki background yang gelap. Ray of Light mudah ditemukan pada waktu pagi hari berkabut atau berasap. Contoh penggunaan Ray of Light dapat dilihat di sini.

KOMPOSISI
susunan gambar dalam batasan satu ruang. Atau bisa juga komposisi diartikan sebagai cara menyusun elemen-elemen obyek foto yang penting secara keseluruhan yang ada dalam foto 

SUDUT PENGAMBILAN GAMBAR
   Bird Eye
Sudut pengambilan gambar ini, posisi objek dibawah / lebih rendah dari kita berdiri. Biasanya sudut pengmbilan gambar ini digunakan untuk menunjukkan apa yang sedang dilakukan objek (HI), elemen apa saja yang ada disekitar objek, dan pemberian kesan perbandingan antara overview (keseluruhan) lingkungan dengan POI (Point Of Interest).
§   High Angle
Pandangan tinggi. artinya, pemotret berada pada posisi yang lebih tinggi dari objek foto.
§   Eye Level
Sudut pengembilan gambar yang dimana objek dan kamera sejajar /  sama seperti mata memandang. Biasanya digunakan untuk menghasilkan kesan menyeluruh dan merata terhadap background sebuah objek, menonjolkan sisi ekspresif dari sebuah objek (HI), dan biasanya sudut pemotretan ini juga dimaksudkan untuk memposisikan kamera sejajar dengan mata objek yang lebih rendah dari pada kita missal, anak – anak.
§   Low Angle
Pemotretan dilakukan dari bawah. Sudut pemotretan yang dimana objek lebih tinggi dari posisi kamera. Sudut pengembilan gambar ini digunakan untuk memotret arsitektur sebuah bagunan agar terkesan kokoh, megah dan menjulang. Namu, tidak menutup kemungkinan dapat pula digunakan untuk pemotretan model agar terkesan elegan dan anggun.
§   Frog Eye
Sudut penglihatan sebatas mata katak. Pada posisi ini kamera berada di dasar bawah, hampir sejajar dengan tanah dan tidak dihadapkan ke atas. Biasanya memotret seperti ini dilakukan dalam peperangan dan untuk memotret flora dan fauna.

Field Of View
Beberapa jenis komposisi yang umum digunakan dari segi ukuran (field of view) yang akan diambil adalah sebagai berikut :
a. Extreme Close Up
Pengambilan gambar yang sangat dekat sekali dengan objek, sehingga detil objek seperti pori-pori kulit akan jelas terlihat.
b. Head Shot
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga dagu.
c. Close Up
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga bahu.
d. Medium Close Up
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga dada.
e. Mid Shot (setengah badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga pinggang.
f. Medium Shot (Tiga perempat badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga lutut.
 g. Full Shot (Seluruh Badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga kaki.
 h. Long Shot
Pengambilan gambar dengan memberikan porsi background atau foreground lebih banyak sehinnga objek terlihat kecil atau jauh.
  


Komposisi Pada Fotografi

Sabtu,7 Januari 2017

kali ini saya akan memaparkan tentang komposisi pada fotografi


1.Definisi Komposisi



Komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, terang dan gelap. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi dalam foto). Dengan komposisi, foto akan tampak lebih menarik dan enak dipandang  dengan pengaturan letak dan perbandaingan objek-objek yang mendukung dalam suatu foto. Dengan demikian perlu menata sedemikian rupa agar tujuan dapat tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dan diam atau sesuatu mengejutkan. Dalam komposisi selalu ada satu titik perhatian yang pertama menarik perhatian.

2.Tujuan Mengatur Komposisi Dalam Fotografi
1.    Dengan mengatur komposisi foto, kita juga dapat membangun “mood” suatu foto dan keseimbangan keseluruhan objek foto.

2.    Menyusun perwujudan ide menjadi sebuah penyusunan gambar yang baik sehingga terwujud sebuah kesatuan (unity) dalam karya.

3.    Melatih kepekaan mata untuk menangkap berbagai unsur dan mengasah rasa estetik dalam pribadi pemotret.

3.Jenis-Jenis Komposisi :


  A.Garis


Komposisi ini terbentuk dari pengemasan garis secara dinamis baik garis lurus, melingkar / melengkung. Biasanya komposisi ini bisa menimbulkan kesan kedalaman dan kesan gerak pada sebuah objek foto. Ketika garis-garis itu digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah foto menjadi menarik perhatian. Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar. Yang penting garis-garis itu menjadi dinamis.

   B.Bentuk

Komposisi ini biasanya dipakai fotografer untuk memberikan penekanan secara visual kualitas abstrak terhadap sebuah objek foto. Biasanya bentuk yang paling sering dijadikan sebagai komposisi adalah kotak dan lingkaran.

    C.Warna

Warna memberikan sebuah kesan yang elegan dan dinamis pada sebuah foto apabila dikomposisikan dengan baik. Kadang kala komposisi warna dapat pula memberikan kesan anggun serta mampu dengan sempurna memunculkan “mood color” (keserasian warna) sebuah foto terutama pada foto – foto “pictorial” (Foto yang menonjolkan unsur keindahan)

    D.Gelap dan Terang

Komposisi ini sebenarnya dipakai oleh fotografer pada era fotografi analog masih berkembang pesat terutama pada pemotretan hitam putih. Namun, sekarang ini, ditengah – tengah era digital komposisi ini mulai diterapkan kembali. Kini pengkomposisian gelap dan terang digunakan sebagai penekanan visualitas sebuah objek. Kita dapat menggunakan komposisi ini dengan baik apabila kita mampu memperhatikan kontras sebuah objek dan harus memperhatikan lingkungan sekitar objek yang dirasa mengganggu yang sekiranya menjadikan permainan gelap terang sebuah foto akan hilang.

    E.Tekstur

Yaitu tatanan yang memberikan ksan tentang keadaan prmukaan suatu benda (halus, kasar, beraturan, tidak beraturan, tajam, lembut,dsb). Tekstur akan tampak dari gelap terang atau bayangan dan kontras yang timbul dari pencahayaan pada saat pemotretan.



Penerapan Komposisi Dalam Pemotretan


Dalam pengemasan sebuah foto agar terkesan dinamis dan menimbulkan keserasian perlu sebuah pemahaman tentang kaidah – kaidah tentang komposisi. Yang antara lain:

Ø   Rule of Thirds  (Sepertiga Bagian / Rumus Pertigaan)
Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Hal ini sangat berbeda dengan yang umum dilakukan dimana kita selalu menempatkan objek di tengah-tengah bidang foto

Ø   Sudut Pemotretan (Angle of View)
Salah satu unsur yang membangun sebuah komposisi foto adalah sudut pengambilan objek. Sudut pengambilan objek ini sangat ditentukan oleh tujuan pemotretan. Maka dari itu jika kita mendapatkan satu moment dan ingin mendapatkan hasil yang terbaik,
jangan pernah takut untuk memotret dari berbagai sudut pandang. Mulailah dari yang standar (sejajar dengan objek), kemudian cobalah dengan berbagai sudut pandang dari atas, bawah, samping sampai kepada sudut yang ekstrim.

Ø   Format : Horizontal dan vertikal
Proposi pesrsegi panjang pada view vender pada kamera memungkinkan kita untuk memotret dengan menggunakan format landscape(horisontal) maupun portrait (vertikal). Format pengambilan gambar dapat menimbulkan efek berbeda pada komposisi akhir.

Ø   Dimensi
Meskipun foto bercerita dua dimensi, yang artinya semua terekam diatas satu bidang. Namun, sebenarnya foto dapat dibuat terkesan memiliki kedalaman, seolah-olah dimensi ketiga. Unsur utama membentuk dimensi adalah jarak, Dimensi dapat terbentuk apabila adanya jarak, jika kita menampilkan suatu obyek dalam suatu dimensi maka akan terbentuk jarak dalam setiap elemennya. Untuk membuat suatu dimensi diperlukan adanya permainan ruang tajam, permainan gelap terang dan garis.

Referensi:
http://www.idseducation.com/articles/teknik-pencahayaan-dalam-fotografi/

Sekian Semoga bermanfaat

Pengenalan Kamera

Pengenalan kamera,tombol dan fungsinya

Apa itu kamera??dan untuk apa fungsinya?? mungkin sebagian dari kita banyak yang tidak tahu tentang asal usul kamera,dan dinifisi fotografi.Fotografi sendiri berasal dari kata “Photos” yang artinya cahaya dan “Graphos” yang artinya melukis,jadi fotografi bisa di denifisikan sebagai melukis dengan cahaya.Kamera adalah sebuah alat untuk merekam atau mengabadikan sebuah kejadian/gambar yang bisa di tuangkan dalam media cetak/digital.
Belajar Foto kali ini akan memberikan informasi tentang  bagian dari kamera dan fungsi tombol tombol pada kamera DSLR.Mungkin banyak di antar kita yang kurang paham akan kegunaan tombol tersebut.Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan  fungsi bagian dan tombol pada kamera DSLR (Nikon).

Kamera Tampak Depan
materi1
Keterangan Gambar
1 Body Kamera
Body adalah bagian dari kamera yang di dalamnya terdapat komponen komponen penting untuk menghasilkan sebuah foto.
2 Lensa Kamera
Lensa merupakan alat vital dalam fotografi untuk menghasilkan  foto,beda lensa beda pula foto yang di hasilkan.
3 Tombol Shooting Mode
Tombol ini berfungsi untuk pengaturan proses pemotretan,di dalamnya banyak pilihan mode pemotretan *contoh nikon (M/A/S/P) untuk canon (M/AV/TV/P)
4 Tombol Shutter
Tombol ini berfungsi untuk memerintahkan kamera merekam/memotret sebuah gambar
5 Scroll  Diafragma
Scroll berfungi untuk merubah setingan diafragma sebuah lensa *lensa automatic
6 Tombol AF/Motor  pada body
Tombol ini berfungsi untuk mengatur motor fokus lensa yang terdapat pada body kamera,bisa di seting AF atau Manual Fokus
7 Tombol pengunci lensa
Tombol ini berfungsi sebagai pengait lensa dan body kamera.Untuk melepas lensa dari body,cukup tekan tombol tersebut dan putar lensa sesuai arah *nikon putar lensa ke arah kiri *canon putar lensa ke arah kanan
8 Tombol BKT (Bracketing)
Tombol untuk mengatur variasi eksposure dalam sekali pemotretan
9 Tombol Lampu Kilat
Tombol untuk memunculkan lampu flash yang terdapat pada body kamera

Kamera Tampak Belakang
materi2
10 Scroll  Shuter Speed
Scroll berfungsi untuk merubah setingan kecepatan shuter speed pada kamera
11 T0mbol LV(Live View)
Tombol ini berfungsi untuk merubah tampilan layar lcd menjadi jendela bidik(view finder)
12 Tombol Navigasi
Tombol navigasi ini memiliki berbagai fungsi.Contoh *merubah titik fokus  *menggeser sebuah tampilan foto pada layar lcd
13 Tempat kartu memory
Di sini tempat untuk memasangkan sebuah kartu memory yang berfungsi untuk menyimpan data file foto kita pada kamera
14 Tombol AF Selector Lock
Tombol ini berfungsi untuk mengunci titik fokus pada kamera agar tidak berpindah tempat
15 Tombol Info
Tombol untuk memperlihatkan semua informasi pemotretan yang tampil pada lcd kamera
16 Tombol AE-L / AF-L
Tombol Auto Exposure Lock(AE-L) berfungsi untuk mengunci setingan eksposure
Tombol Auto Focus Lock (AF-L) berfungsi untuk mengunci titik fokus yang telah di tentukan
17 View Finder
View Finder berfungsi untuk melihat objek yang kita incar melalu lensa kamera
18 Tombol Delete
Tombol ini berfungsi untuk mengapus sebuah data file foto yang tersimpan pada kartu memory
19 Tombol Preview Display
Tombol ini berfungsi untuk menampilkan hasil foto yang pada layar kamera
20 Tombol Menu Setting
Tombol yang menampilkan pilihan menu setting pada kamera
21 Tombol Lock
Tombol untuk mengunci sebuah foto yang tersimpat pada kamera.Foto yang telah di Lock tidak akan mungkin terhapus dengan kata lain tersimpan selamanya *asal tidak di format kartu memory nya
22 Tombol Zoom Out
Tombol ini berfungsi untuk membuat tampilan foto pada layar kamera lebih kecil
23 Tombol Zoom In
Tombol ini berfungi untuk memperbesar tampilan foto pada layar kamera
24 LCD Kamera
LCD adalah layar kamera,yang dapat menampilkan segala informasi,setingan kamera dan display foto
Kamera Tampak Samping
materi3
25 Ring Focal Leght
Ring ini berfungsi untuk merubah jarak focal leght pada lensa
26 Ring Fokus Lensa
Ring fokus berfungsi untuk mengatur bagian  jarak ketajaman lensa
27 Tombol VR
Tombol untuk mengaktifkan sistem stabilizer pada lensa untuk meminimalisir getaran tangan saat memotret pada kecepatan rendah
28 Tombol AF
Tombol untuk mengakifkan sistem Auto Fokus pada lensa

Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman teman yang ingin belajar tentang fotografi,selamat mencoba.
Wassalamualaikum.Wr,Wb

Referensi
http://belajarfoto.wahyuproject.com/pengenalan-tombol-kamera/http://belajarfoto.wahyuproject.com/pengenalan-tombol-kamera/

Jenis Dan Fitur Camera

12 Januari 2017


Jenis-jenis kamera beserta cara kerjanya



Seperti yang sudah saya janjikan sebelumnya setelah saya memposting tentang Awal perkembangan kamera dan fotografi di dunia, sekarang saya akan bahas tentang jenis-jenis kamera beserta cara kerjanya,- simak terus yah !


Kamera yang berasal dari camera obscura dalam bahasa latin, yang berati "ruang gelap" adalah peranti yang paling favorit di dunia fotografi, baca juga : awal perkembangan kamera dan fotografi didunia,- lalu tahukah anda seperti apa jenis kamera yang sudah beredar selama ini ?? Langsung saja kita bahas,
A.PENGERTIAN
 Kamera adalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi.kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film.
B.SEJARAH
Kamera berawal dari sebuah alat serupa yang dikenal dengan Kamera Obscura yang merupakan kotak kamera yang belum dilengkapi dengan film untuk menangkap gambar atau bayangan. Pada abad ke 16 Girolamo Cardano melengkapi kamera obscura dengan lensa pada bagian depan kamera obscura tersebut. Meski demikian, bayangan yang dihasilkan ternyata tidak tahan lama, sehingga penemuan Girolamo belum dianggap sebagai dunia fotografi. Pada tahun 1727 Johann Scultze dalam penelitiannya menemukan bahwa garam perak sangat peka terhadap cahaya namun dia belum menemukan konsep bagaimana langkah untuk meneruskan gagasannya.
Pada tahun 1826, Joseph Nicepore Niepce mempublikasikan gambar dari bayangan yang dihasilkan kameranya, yang berupa gambaran kabur atap-atap rumah pada sebuah lempengan campuran timah yang dipekakan yang kemudian dikenal sebagai foto pertama. Kemudian, pada tahun 1839, Louis Daguerre mempublikasikan temuannya berupa gambar yang dihasilkan dari bayangan sebuah jalan di Paris pada sebuah pelat tembaga berlapis perak. Daguerre yang mengadakan kongsi pada tahun 1829 dengan Niepce meneruskan program pengembangan kamera, meski Niepce meninggal dunia pada 1833, mengembangkan kamera yang dikenal sebagai kamera daguerreotype yang dianggap praktis dalam dunia fotografi, dimana sebagai imbalan atas temuannya, Pemerintah Perancis memberikan hadiah uang pensiun seumur hidup kepada Daguerre dan keluarga Niepce. Kamera daguerreotype kemudian berkembang menjadi kamera yang dikembangkan sekarang.

C.MAKSUD DAN TUJUAN
Agar lebih mendalami tentang fotografi dan memahami anatomi kamera, fitur kamera dan jenis jenis kamera

balik kepokok pembahasan kita 
 
 1.Jenis Jenis Kamera
1, Kamera Analog ( Kamera Film ), jenis kamera ini bisa dibilang kamera jadul,- karena memang seiring dengan perkembangan teknologi yang ada didunia menjadikan kamera ini tertinggal jauh dan mengalami evolusi, kamera yang pada prinsip kerjanya masih menggunakan roll film ( pita seluloid ) dimana Pita tersebut mengandung senyawa silver halida, zat tersebut akan menempel di roll film apabila terkena cahaya dan dengan proses pencucian, silver halida akan berubah menjadi black halida,- dan biasa hasil dari master foto ini kita sebut klise,- kamera analog mempunyai size sebesar 35mm- (ukr. Inilah yang menjadi patokan sebuah frame pada kamera).

2. Kamera Polaroid, jenis kamera yang sudah lama beredar dan jenis kamera ini tergolong tak lekang oleh waktu, hanya berubah dari segi desain model saja, kamera yang menggunakan paper yang ditanamkan didalam kamera ini langsung menangkap hasil foto ke paper sehingga tidak diperlukan proses cuci film.

3. Kamera Digital, kamera Digital adalah jenis kamera yang paling muthakir, karena hasil foto ini bisa dikemas dalam bentuk file mentah yg disimpan dalam sebuah memori card,-kamera digital terbagi beberapa jenis menurut fungsi dan kegunaanya yaitu :

  • Kamera SLR (single lens reflex) kamera ini menggunakan mirror yg terpasang didalam body dengan sudut 45% dengan model singkap kamera ini memerlukan bantuan tambahan lensa untuk menghasilkan sebuah gambar karena pada umunya jenis kamera ini terpisah dari lensanya, kamera SLR sendiri terbagi menjadi dua menurut sizenya yaitu, kamera Fullframe dan kamera Aps-C yang pada kesempatan berikutnya akan saya bahas.
  • Kamera Pocket (saku) kamera ini mempunyai cara kerja yang hampir sama dengan SLR hanya yang membedakan, kamera ini mirrorless (atau hampir sama cara kerjanya dengan polaroid) sehingga dia tidak perlu menambahkan lensa tambahan ( karena sudah tertanam didalam body kamera ),  hasil file yang dihasilkan dari kamera ini juga masih mentah dan biasa disimpan dalam memory card.
  • Kamera SuperZoom kamera jenis ini menggabungkan fungsi yang tidak ditemukan pada layaknya kamera instan ( kamera polaroid maupun pocket ) karena keterbatasan jenis lensa yang tertanam mempunyai efek zooming dengan sistem crop pixel- sehingga untuk hasil kurang maksimal, dan disini superzoom hadir untuk mengtasi problem itu sehingga memungkinkan agar pecinta fotografi bisa mengambil gambar dari jarak jauh tanpa harus pecah gambarnya setelah dicetak.
Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang jenis-jenis kamera yang beredar didunia, semoga bisa menambah wawasan dan membantu agan-agan sekalian dalam menentukan kamera mana yang akan dibeli, minggu depan saya akan bahas tentang Jenis Lensa dan penggunaanya.
 2.Fitur Fitur Kamera
1. Wide Lens (Lensa sudut lebar)
Sesuai namanya lensa ini bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga bisa memasukkan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensa yang bisa dibilang lebar adalah antara 10-30mm. Lensa sudut lebar biasanya digunakan untuk foto indoor (karena keterbatasan ruangan) dan landscape dan panorama alam yang lebar.
http://www.globalpctsm1.com/ebayImages/Samsung_WB150F/feature_02.jpg

2. Lensa zoom panjang
Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang gemar memotret obyek-obyek jauh yang sulit dijangkau, seperti satwa liar atau acara budaya yang tidak memungkinkan Anda untuk mendekati obyek. Pada umumnya, kamera saku hanya memiliki zoom antara 3-5 x. Namun saat ini ada kamera yang memiliki zoom lebih dari 10x, bahkan sudah ada yang lebih dari 20x. Semakin panjang zoomnya, semakin mengasyikkan dalam mencari obyek yang natural.
http://www.samsung.com/ca/system/consumer/product/2011/04/13/ec_wb700zbpbca/880-1.jpg

3. Diafragma Lensa (Bukaan)
Bukaan ini menentukan berapa banyak cahaya yang bisa masuk. Makin lebar bukaannya, makin banyak cahaya yang masuk dan makin tercipat efek bokeh, yaitu fokus yang tajam pada obyek utama dan blur pada latar belakang. Diafragma ditentukan dengan nilai f, seperti f/3.2. Makin kecil nilainya, makin besar bukaannya.
http://images.thoughtsmedia.com/resizer/thumbs/size/600/dht/auto/1341325788.usr15670.jpg

4. HDR
Pernahkan melihat foto orang dengan latar belakang pemandangan indah di saat matahari terbenam atau terbit ? Ini bukan hal mudah dilakukan, karena adanya perbedaan pencahayaan pada orang dan matahari. Fitur HDR atau High Definition Range memiliki kemampuan memungkinkan secara otomatis menghasilkan foto dengan pencahayaan lebih merata.
http://www.bobatkins.com/photography/digital/g12/canon_powershot_g12_HDR.jpg

5. Panorama
Bayangkan Anda sedang berada di puncak gunung dan ingin mengabadikan pemandangan dengan sudut pandang yang luas. Fitur panorama memungkinkan untuk mengambil beberapa foto dengan teknik sweep atau menggeser kamera dari kiri ke kanan sambil menahan tombol shutter dan menggabungkan foto-foto tersebut untuk membentuk foto panorama secara langsung di kamera. Fitur ini sangat menarik untuk wisata alam pegunungan dan pantai. Dan setelah jadi, cocok pula digunakan pada timeline picture untuk halaman facebook.
http://www.sony-asia.com/product/resources/en_AP/images/Overview/DI/DSC/T_series/TX7/sweep_panorama.jpg

6. Water proof, dust proof, shock proof
Fitur ini berguna bagi yang hobby wisata alam dan olahraga air. Kemampuan tahan air (waterproof) rata-rata antara 3-10 meter, tahan goncangan (shockproof) jika dijatuhkan dari ketinggian 1-3 meter dan anti debu (dustproof) sangat cocok untuk memotret di berbagai kondisi.
http://www.pentax.co.uk/media/1b02026230a9d7845d54570c672e1f70/WG2-WATERPROOF.jpg

7. GPS
fitur GPS yang ditanamkan secara built-in pada kamera membantu memudahkan pengguna untuk melacak lokasi di mana foto tersebut diambil. Jadi Anda bisa memberi petunjuk pada foto yang berguna bagi teman-teman Anda untuk mendapatkan lokasi foto tersebut.
http://learningtogeotag.com/wp-content/uploads/2011/02/casio-ex-h20g-gps-camera-back.jpg

8. Macro
Fitur Macro akan berusaha mendapat foto dengan jarak fokus terdekat. Dengan mode Macro bisa didapat latar belakang yang  out of focus (bokeh) apalagi bila jarak antara obyek yang difoto dengan latar belakangnya cukup jauh. Jarak fokus ada yang bisa 10 cm dan ada yang bahkan bisa 1 cm.
http://whatuneed4baby.img.paran.com/ebay/lenses/samsung/M60SB/Samsung_M60SB_Detail_03.jpg

9. ISO
Ini menentukan kepekaan sensor terhadap cahaya. Nilai ISO tinggi berarti kamera bisa digunakan untuk memotret dalam kondisi cahaya suram. Penggunaan ISO 1600 sudah cukup baik kondisi low light, namun jika sering memotret malam hari lebih baik mencari kamera hingga ISO 3200 atau lebih.
http://www.samsung.com/sg/consumer/flagship/EV-NX1000DABSG/images/img_nx1000_07.jpg

10. Burst mode
Burst mode merupakan fitur kamera digital untuk mengambil beberapa gambar sekaligus dalam waktu singkat. Misalnya Anda ingin mengambil sekaligus 10 foto dalam waktu 3 detik. Burst mode khususnya berguna saat Anda ingin mengambil gambar obyek yang bergerak dengan cepat. Istilah lainnya adalah continuous shooting mode. Fitur ini sangat berguna untuk memotret pertandingan olahraga.
http://g-ecx.images-amazon.com/images/G/02/uk-electronics/shops/canon/gen_boykick_lg.jpg
D.KESIMPULAN 
Kamera adalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi.kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film.

E.REFERENSI
http://www.daldigital.net/news/10/10-FITUR-WAJIB-DI-KAMERA-JALAN-JALAN-dan-TRAVELLING

Sekian Penjelasan tentang jenis jenis kamera dan fitur fitur kamera,kurang lebihnya mohon maaf.

Tutorial membuat POP ART gimp

Jumat,6 Januari 2016

Assalamualaikum Wr.Wb
kali ini saya akan memaparkan bagaimana pembuatan POP ART pada GIMP,


A. PENGERTIAN
GNU Image Manipulation Program (GIMP) adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP berjalan pada dekstop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public Lisense.


B. LATAR BELAKANG
MP pada awalnya dikembangkan untuk dekstop XII yang berjalan di platform Unix. Namun saat ini software sudah diporting ke beberapa platform dan Mac OS.

Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan lain-lain. GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan kita dalam mengolah image dengan cepat.
C.MAKSUD DAN TUJUAN
   Dengan memahami sedikit tentang  tool inkscape kita bisa memahami dengan cara melihat tata cara yang ada di artikel ini.  
D.JANGKA WAKTU YANG DIBUTUHKAN

    Dengan mengikuti tutorial yang ada maka waktu pengerjaan kurang lebih 5-15 menit bagi yang mengikuti ini dengan benar.
E.ALAT DAN BAHAN

  •  PC/LAPTOP
  •  MOUSE(jika diperlukan)
  •  SOFTWARE GIMP
F.TAHAP PELAKSANA
  Cara Membuat Poster Pop Art GIMP
  1. Buka sebuah Foto pilihan, kemudian Desaturate.
    Pilih menu File > Open untuk membuka foto anda ke dalam GIMP. Pilih menu Layer > Duplicate layer untuk menggandakan layer Background, kemudian Desaturate foto dengan memilih menu Colors > Desaturate.
  2. Buat Seleksi dan Inversi Seleksi.
    Gunakan Scissor Select Tool untuk melakukan seleksi mengelilingi foto pilihan anda. Pastikan titik awal seleksi bertemu dengan titik akhir seleksi. Klik di bagian dalam seleksi untuk mengubah path menjadi seleksi. Terakhir pilih menu Select > Invert untuk menginversi seleksi tersebut.
  3. Buat Seleksi Dengan Scissor Select Tool
    Fill Area Seleksi Dengan Warna Putih.
  4. Tekan Huruf D untuk mereset warna foreground/background ke default. Kemudian pilih menu Edit > Fill with BG color. Area seleksi sekarang telah berwarna putih. Klik menu Select > None untuk menghilangkan seleksi.
  5. Fill Area Seleksi Dengan Warna Putih
  6. Tambahkan Colors Posterize.
    Pilih menu Colors > Posterize. Saya akan mengisikan nilai Levels 2. Klik tombol OK.
  7. Filter Despeckle Untuk Menghaluskan Posterize.
    Pilih menu Filter > Enhance > Despeckle untuk menghaluskan garis-garis pada foto. Isi Radius 10, black Levels -1 dan White Levels 256. Klik tombol OK.
  8. Tambahkan Stroke.
    Buat kotak batas di sekeliling foto dengan cara memilih menu Select > All, kemudian pilih menu Select > Border. Pada kotak dialog Border, saya akan mengisikan lebar border 20 pixels. Klik tombol OK. Kemudian fill border dengan warna hitam menggunakan menu Edit > Fill with FG color. Pilih Select > None untuk menghilangkan seleksi.
  9. Buat Seleksi.
    Klik icon Fuzzy Select Tool dan klik Add to the current selection pada Tool Options, Silahkan anda buat seleksi dengan cara mengklik semua area foto yang berwarna hitam.
  10. Atur Gradient Tool.
    Klik icon Gradient Tool pada Toolbox. Klik kotak foreground dan kemudian background untuk memilih warna gradient yang anda inginkan. Saya akan memilih warna biru dan merah. Pada Tool Options, pilih gradient FG to BG dan gradient shape linear.
  11. Buat Layer Baru Kemudian Terapkan Gradient.
    Buat layer baru dengan mengklik icon Create a new layer, pilih transparan kemudian tempatkan pada posisi paling atas Terapkan gradient. Klik dari bawah kemudian drag ke atas. Pilih menu Select > None untuk menghilangkan seleksi.
  12. Tambahkan Background.
    Langkah terakhir adalah menambahkan background. Klik kotak foreground color kemudian pilih warna untuk warna background. Sebaiknya pilih warna kulit manusia. Klik icon Create a new layer untuk membuat layer baru transparan kemudian tempatkan di posisi ke dua dari atas. Kemudian Fill layer ini dengan warna foreground yang tadi kita pilih dengan memilih menu Edit>Fill with FG color.

 
BEFORE


AFTER


G.KESIMPULAN

    gimp sebenarnya sangat mudah untuk dipelajari, tapi tinggal bagaimana kita menyikapi dan menekuni hal ini




Sekian tutorial dari saya,bila ada kesalahan mohom maaf,semoga bermanfaat 
Wassalamualaikum Wr.Wb




PENGENALAN GIMP part 2

Selasa , 3 Januari 2017

Assalamualaikum wr.wb

saya kali ini akan membahas tentang GIMP, langsung saja kita simak

Image result for pengenalan GIMP
A. PENGERTIAN
GNU Image Manipulation Program (GIMP) adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP berjalan pada dekstop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public Lisense.

B. LATAR BELAKANG
MP pada awalnya dikembangkan untuk dekstop XII yang berjalan di platform Unix. Namun saat ini software sudah diporting ke beberapa platform dan Mac OS.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan lain-lain. GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan kita dalam mengolah image dengan cepat.
Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball. Versi GIMP pertama kali adalah yang dikeluarkan tahun 1996.
C. SEJARAH
GIMP awalnya berdiri untuk Program Manipulasi Gambar GIMP’s, Spencer Kimball dan Peter Mattis., Mulai mengembangkan GIMP pada tahun 1995 sebagai proyek semester-lama di University of California, Berkeley. Rilis publik pertama dari GIMP (0,54) dibuat pada bulan Januari 1996 , Pada tahun 1997 GIMP menjadi bagian dari proyek GNU, dan singkatan GIMP diubah menjadi Program Manipulasi Gambar GNU.. Saat ini GIMP dikelola dan ditingkatkan oleh sekelompok relawan di bawah naungan dari Proyek GNOME.
GIMP pada awalnya diciptakan untuk sistem UNIX, Linux, SGI IRIX, dan HP-UX didukung pada rilis pertama. Sejak rilis pertama GIMP dengan cepat diadopsi dan muncul komunitas yang terdiri dari pengguna yang diciptakan tutorial, karya seni dan teknik bersama. Sejak rilis awal, GIMP sudah porting ke banyak sistem operasi termasuk Microsoft Windows dan Mac OS X; port asli ke platform win32 dimulai oleh programmer Finlandia Tor Lillqvist (TML) pada tahun 1997 dan didukung dalam 1,1 GIMP rilis.
GIMP telah menggunakan tiga antarmuka pengguna grafis (GUI) toolkit sejak awal; GIMP Motif awalnya digunakan pada rilis publik pertama (0,54). Pada beberapa titik Petrus Mattis menjadi kecewa dengan Motif dan dikembangkan sendiri toolkit GUI toolkit bernama GIMP (GTK); GTK telah berhasil diganti Motif dalam rilis 0,60 dari GIMP , Akhirnya GTK ditulis ulang menjadi objek. berorientasi dan diganti namanya GTK +, ini pertama kali terlihat di GIMP 0,99.

D. KELEBIHAN :
  1. Aplikasinya ringan dan bisa digunakan di komputer yang menggunakan spesifikasi rendah sampai minimum sekalipun dapat menggunakan aplikasi GIMP ini
  2. Lebih mudah dalam penyelesainan gambar atau foto, mengimport/mengeksport gambar atau foto ke ekstensi SVG, 
  3. Bisa membuat gambar animasi.
  4. Mampu menampilkan file gambar atau foto dari berbagai macam format file 
  5. Mengedit layar teks lebih mudah.
  6. Mendukung berbagai macam format file.
  7. Bisa ditambahkan pulg-in seperti Adobe Photoshop dan plug-in nya ini gratis
  8. Jika kurang cocok dengan tampilan awalnya, maka kita bisa mengganti tampilan awal tersebut
E. KEKURANGAN :
  1. Hanya mendukung 8 bits per-channel.
  2. Masih sedikit plug-in yang tersedia.
  3. Filter atau efek yang ditawarkan masih kurang, belum lengkap seperti Adobe Photoshop.
F. PEMBAHASAN :
1. Interface GIMP
    Istilah interface GIMP dapat didefinisikan sebagai tampilan muka dari Adobe GIMP.
2. Tool Options Bar
    Hampir semua tool yang ada dalam GIMP mempunyai option-option tertentu yang ditampilkan dalam               tool option bar. Bar ini terletak di bawah peralatan kerja (toolbar) dan berisi parameter-parameter spesifik dari tool yang aktif. Isi tool options bar akan berubah sesuai dengan tool yang sedang aktif.
3.  Toolbox
     Sekumpulan tool dasar yang paling sering digunakan jika bekerja menggunakan GIMP. Kotak ini terletak pada sebelah kiri layar kerja (default).
1.  Selection tools, untuk membuat seleksi pada gambar
  • Rectangular Select Tool untuk membuat seleksi berbentuk segiempat. Peranti ini dapat juga membuat seleksi berbentuk bujursangkar, yaitu dengan cara menekan Shift sambil menggeser mouse.
  • Elliptical Select Tool untuk membuat seleksi berbentuk elips. Peranti ini dapat juga membuat seleksi berbentuk lingkaran, yaitu dengan cara menekan Shift sambil menggeser mouse.
  • Free Select Tool untuk membuat seleksi dengan menggambar bebas.
  • Fuzzy Select tool, untuk menyeleksi pixel-pixel dari suatu area yang memiliki kesamaan warna.
  • Select by color tool, untuk membuat seleksi gambar berdasarkan dengan cara memilih warna yang diinginkan.
  • Scissor Select tool, untuk membuat seleksi dengan membentuk suatu jalur (path)
  • Foreground Select tool, untuk membuat seleksi dengan membentuk suatu jalur (path)
2.  Transform tools, untuk membuat perubahan pada gambar
  • Move tool, untuk menggeser seleksi, layer, atau guide
  • Crop tool, untuk memotong/ meng-crop image
  • Rotate tool, untuk memutar image/ obyek
  • Scale tool, untuk merubah besar/ kecil image/ obyek
  • Shear tool, untuk merubah kemiringan gambar, baik miring ke kanan ataupun ke kiri
  • Flip tool, untuk membalik obyek layaknya membalik sebuah halaman kertas
  • Alignment tool, untuk mengatur letak (alignment) layer terhadap layer-layer yang lain
3. Tools Paint, untuk memberi warna atau membuat gambar 
  • Pencil tool untuk membuat garis bebas dengan garis tegas (line edge)
  • Paintbrush tool untuk membuat garis bebas dengan garis halus (line smooth)
  • Color Picker tool untuk mengambil sampel warna dari sebuah image/gambar
  • Bucket Fill Tool untuk mengisi bidang seleksi atau kanvas dengan warna gradasi
  • Airbrush tool untuk membuat garis bebas dengan garis halus (line smooth) dengan berbagai variasi dan tingkat ketebalan warna
  • Ink Tool untuk membuat garis bebas dengan gaya coretan kaligrafi
  • Eraser tool untuk menghapus objek dan warna
  • Blur tool untuk membuat objek menjadi lebih kabur
  • Clone tool untuk menduplikat/mengkloning gambar dari area objek yang telah ditandai 
  • Smudge tool untuk meratakan dan mengaburkan bagian-bagian gambar tertentu
  • Dodge/Burn tool untuk menerangi bagian-bagian gambar (dodge), dan menggelapkan bagian-bagian gambar (burn).
  • Healing tool untuk memperbaiki gambar/foto yang rusak dengan cara menambal dari area gambar yang terdekat dengan area yang rusak
  • Perpektive Clone tool digunakan untuk menduplikat objek atau gambar sekaligus merubah hasil duplikatnya tampil menjadi perspektif
  • Zoom tool untuk membesarkan atau mengecilkan tampilan layar kerja
  • Perspektif tool untuk merubah objek menjadi perspektif
  • Text tool untuk membuat objek berupa teks atau tulisan
Ekstensi file yang dihasilkan oleh program GIMP adalah *.XCF. Yang lebih hebat lagi, program GIMP juga dapat membuka bebagai macam format gambar seperti JPG,GIF,PDF,PSD,PNG,ICO,BMP dan masih banyak lagi format lainnya.

G. KESIMPULAN
 GIMP berjalan pada dekstop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public Lisense. Hasil dari GIMP itu tidak beda jauh dari Photshop.

REFERENSI :

Pengenalan GIMP

Selasa,3 Januari2017

yakk baik kali ini saya akan membahas tentang perangkat lunak,yaa sebelumnya saya sudah memaparkan tentang aplikasi inkscape,kali ini saya memaparkan tentang GIMP,yak langsung saja ke topik...

A.PENGERTIAN
GIMP adalah suatu akronim untuk GNU Image Manipulation Program. Program ini merupakan perangkat lunak yang didistribusikan secara gratis, yang dapat digunakan untuk beberapa macam keperluan, misalnya mengolah foto, mengkomposisi gambar (citra) dan membuat gambar.

B.SEJARAH 
GIMP awalnya berdiri untuk Program Manipulasi Gambar GIMP’s, Spencer Kimball dan Peter Mattis., Mulai mengembangkan GIMP pada tahun 1995 sebagai proyek semester-lama di University of California, Berkeley. Rilis publik pertama dari GIMP (0,54) dibuat pada bulan Januari 1996 , Pada tahun 1997 GIMP menjadi bagian dari proyek GNU, dan singkatan GIMP diubah menjadi Program Manipulasi Gambar GNU.. Saat ini GIMP dikelola dan ditingkatkan oleh sekelompok relawan di bawah naungan dari Proyek GNOME.
GIMP pada awalnya diciptakan untuk sistem UNIX, Linux, SGI IRIX, dan HP-UX didukung pada rilis pertama. Sejak rilis pertama GIMP dengan cepat diadopsi dan muncul komunitas yang terdiri dari pengguna yang diciptakan tutorial, karya seni dan teknik bersama. Sejak rilis awal, GIMP sudah porting ke banyak sistem operasi termasuk Microsoft Windows dan Mac OS X; port asli ke platform win32 dimulai oleh programmer Finlandia Tor Lillqvist (TML) pada tahun 1997 dan didukung dalam 1,1 GIMP rilis.
GIMP telah menggunakan tiga antarmuka pengguna grafis (GUI) toolkit sejak awal; GIMP Motif awalnya digunakan pada rilis publik pertama (0,54). Pada beberapa titik Petrus Mattis menjadi kecewa dengan Motif dan dikembangkan sendiri toolkit GUI toolkit bernama GIMP (GTK); GTK telah berhasil diganti Motif dalam rilis 0,60 dari GIMP , Akhirnya GTK ditulis ulang menjadi objek. berorientasi dan diganti namanya GTK +, ini pertama kali terlihat di GIMP 0,99.

C.KELEBIHAN 
1.lebih mudah dalam penyelesainan gambar atau foto, mengimport/mengeksport gambar atau foto ke ekstensi SVG, 
2.bisa membuat gambar animasi
3.mampu me.nampilkan file gambar atau foto dari berbagai macam format file
4.mengedit layar teks lebih mudah
5.mendukung berbagai macam format file,
6.bisa ditambahkan pulg-in seperti Adobe Photoshop dan plug-in nya ini gratis
7.jika kurang cocok dengan tampilan awalnya, maka kita bisa mengganti tampilan awal tersebut
Tetapi dimana ada kelebihan pasti akan selalu terdapat kekurangan. beberapa kekurangan dalam software yang bersifat open source ini, yaitu
8.hanya mendukung 8 bits per-channel
9.masih sedikit plug-in yang tersedia
10.filter atau efek yang ditawarkan masih kurang, belum lengkap seperti Adobe Photoshop.
 
D.TOOL 
  1. Rectangel select tool : memilih dengan area segi empat
  2. Ellipse select tool : memilih dengan area lonjong
  3. Free select tool : memilih dengan area bentuk bebas
  4. Fuzzy select tool : memilih area pada basis warna yang berdekatan
  5. Select by color tool : memilih berdasarkan warna yang sama
  6. Scissor select tool : memilih bentuk menggunakan tepi yang pas
  7. Foreground select tool : memilih area yang mengandung objek latar depan
  8. Paths tool : membuat alur
  9. Color picker tool : menetapkan warna dari pixel gambar
  10. Zoom tool : mengatur perbesaran gambar
  11. Measure tool : mengatur jarak dan sudut
  12. Move tool : memindahkan objek
  13. Alignment tool : meluruskan dan menata objek
  14. Crop tool : membuang area tepi gambar atau layer
  15. Rotate tool : memutar layer, pilihan atau alur
  16. Scale tool : menskala layer, pilihan atau alur
  17. Shear tool : memberi tarikan pada layer, pilihan atau alur
  18. Perspective tool : mengubah sudah pandang
  19. Flip tool : membalik secara horizontal maupun vertikal
  20. Teks tool : membuat atau menyunting layer teks
  21. Bucket fill tool : mengisi area tertentu dengan warna atau pola
  22. Blend tool : mengisi area terpilih dengan warna gradasi
  23. Pencil tool : menggambar dengan garis tajam menggunakan pensil
  24. Painthbrush tool : menggambar dengan garis halus menggunakan kuas
  25. Eraser tool : menghapus hingga latar belakang atau transparansi
  26. Airbrush tool : melukis memakai kertas dengan variasi tekanan
  27. Ink tool : melukis model kaligrafi
  28. Clone tool : secara selektif menyalin dari sebuah gambar atau pola
  29. Healing tool : memulihkan ketidak-aturan pada gambar
  30. Perspective clone tool : mengkloning dari gambar sumber setelah menerapkan transformasi perspektif
  31. Blur / Sharpen tool : mengaburkan atau mempertajam pilihan menggunakan kuas
  32. Smudge tool : mencoreng secara selektif menggunakan kuas
  33. Dodge / Burn tool : menerangkan atau mempergelap secara selektif menggunakan kuas
D.KESIMPULAN
 GIMP adalah aplikasi pemroses gambar Yang paling populer di LINUX
 GIMP menawarkan 0ungsi 8ang sama seperti "dobe Photoshop.
 
E.REFERENSI 
 
Sekian,semoga bermanfaat